Penyakit Paru Obstruktif Kronik

Penyakit paru obstruktif kronik atau PPOK merupakan kelompok penyakit paru-paru yang dapat menghentikan jalannya aliran udara sehingga aktivitas bernapas menjadi terhambat. Keterbatasan aliran udara yang buruk pada penyakit paru-paru obstruktif kronik biasanya akan semakin memburuk dari waktu ke waktu. Menurut badan kesehatan dunia (WHO) memperkirakan pada tahun 2030 penyakit paru obstruktif kronik dapat menjadi penyebab kematian ketiga di dunia.

Hal ini karena mengingat bertambahnya usia harapan hidup penduduk, pola penyakit infeksi yang menurun sedangkan penyakit degeneratif yang bertambah dengan meningkatnya kebiasaan merokok dan polusi udara dari tahun ke tahun.

Penyakit Paru Obstruktif Kronik
Dari banyak kasus penyakit penyakit paru obstruktif kronik disebabkan oleh asap rokok yang dapat memicu untuk terjadinya respon inflamasi abnormal pada paru-paru atau dikenal dengan bronkitis kronis. Pada alveoli, respon inflamasi bisa menyebabkan kerusakan pada jaringan paru-paru yang prosesnya dikenal dengan emfisema. Merokok yang telah menjadi kebiasaan dilakukan secara terus menerus setidaknya dapat beresiko 25% seiring dengan pertambahan usia dan paparan asap secara keseluruhan.

Gejala Penyakit Paru Obstruktif Kronik

Gejala dari penyakit ini sering tidak terdetesi sampai adanya kerusakan yang spesifik dari paru-paru dari waktu ke waktu. Pada penderita penyakit paru obstruktif kronik dapat terjadi secara sama maupun berbeda pada setiap tahapannya. Berikut ini ada beberapa gejala yang dapat terjadi pada penderita penyakit paru obstruktif diantaranya :

  • Sesak napas terutama selama melakukan aktivitas fisik.
  • Pengempisan dan infeksi pada paru-paru.
  • Batuk kronis disertai dahak yang kental dan lengket.
  • Dahak yang dihasilkan meningkat.
  • Warna dahak menjadi kuning atau disertai dengan darah.
  • Merasa kesehatan semaki buruk.
  • Kesulitan untuk tidur.
  • Menurunnya berat badan tanpa sebab yang jelas.
  • Meningkatnya rasa lelah dan kekurangan energi secara terus menerus.
  • Menghindari sesak napas dengan menggunakan bantal lebih dari 1 atau tidur di kursi.
  • Frekuensi merasa sakit kepala, pusing dan gelisah meningkat.

Mengingat akan fungsi paru-paru yang sangat penting untuk kehidupan terutama berperan dalam proses pernapasan menjaga kesehatannya tentu sangat penting untuk dilakukan dan obat penyakit paru obstruktif alami baik untuk dikonsumsi dalam mengatasi paru-paru secara tradisional tanpa efek samping.

Kita juga harus senantiasa memiliki pola hidup yang sehat dengan menjauhi rokok yang dapat menjadi pemicu untuk terjadinya penyakit paru obstruktif kronik. Selain menjauhi rokok, mengonsumsi makanan sehat seperti sayur dan buah serta melakukan olahraga secara teratur dapat membuat tubuh kita terhindar dari penyakit yang bisa menyerang tubuh.

Hindari juga udara kotor agar kita terhindar dari paparan zat asing yang bisa masuk ke dalam tubuh dan merusak paru-paru hingga menyebabkan adanya penyakit yang kronis. Semoga informasi yang kami berikan di situs www.obatflekparu.com ini bisa memberikan manfaat yang positif.

Kami sarankan kepada Anda untuk mengobati masalah kesehatan paru-paru dengan obat herbal QnC Jelly Gamat. Obat ini adalah obat multikhasiat yang mampu membantu mengatasi masalah kesehatan paru-paru.

obat paru paru

Kode Produk QnC Jelly Gamat: RPQ
Harga: Rp. 155.000/btl 300ml
(pesan lebih banyak, dapat diskon)

Obat herbal QnC Jelly Gamat ini terbuat dari bahan dasar teripang/gamat emas jenis Stichopus Variegatus, teripang tersebut memiliki kemampuan untuk mencegah dan mengobati inflamasi atau peradangan, meregenerasi sel dalam tubuh, bersifat anti-bakteri, anti-virus dan anti-kanker, serta mampu meningkatkan sistem imun tubuh.

Sudah terdaftar di DEPKES P-IRT No: 109321601291-1229 dan memiliki label HALAL dari MUI. Untuk informasi lebih lengkap bisa Anda lihat dihalaman berikut ini, silahkan klik -> Obat Paru-paru Herbal.

BAYAR BELAKANGAN SETELAH BARANG SAMPAI
atau
JAMINAN UANG KEMBALI JIKA BARANG TIDAK SAMPAI

Post by: Obat Flek Paru

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *