Bahaya Flek Paru Paru pada Anak

Saat ini flek paru-paru pada anak sudah tidak asing lagi di telinga kita. Banyak sekali anak-anak baik dari keluarga, saudara ataupun tetangga yang difonis mengidap flek paru-paru. Tentunga, menjadikan anak harus minum obat flek paru dalam jangka waktu yang lama paling tidak hingga 6 bulan. Namun, biasanya orang tua tidak dapat menjelaskan secara pasti dan hanya mengatakan menjalai perintah dokter saja untuk rajin dan rutin mengonsumsi obat-obatan yang telah diberikan.

Bahaya Flek Paru Paru pada Anak

Bahaya Flek Paru Paru pada Anak

Flek paru-paru pada anak ditandai dengan adanya badan panas tinggi dan batuk-batuk. Penyakit ini muncul akibat tertular dari orang lain yang telah terinfeksi TBC. Batuk bisa jadi merupakan indikasi dari berbagai penyakit yang bisa dialami anak. Tetapi, bila batuk disertai dengan gejala sesak napas, ini menjadi kemungkinan pertanda anak terserang paru-paru. Flek paru-paru pada anak biasanya ditularkan dari orang dewasa. Bakteri yang ditularkan biasanya menyebar melalui percikan ludah, batuk, bersin, udara pernapasan dari penderita tuberkulosis (TBC) kepada anak-anak. Anak yang memiliki daya tahan tubuh buruk akan dengan mudah tertular. Gejala khasnya adalah berat badan menurun dan jika diberikan bermacam-macam obat, berat badannya belum juga naik. Apalagi jika tinggal di lingkungan yang buruk, banyak orang meludah sembarangan atau berada di perumahan yang kumuh kemungkinan orang tua harus curiga anaknya terkena flek paru-paru. Jika tidak segera ditangani, dikhawatirkan akan dapat menggangu tumbuh kembang anak misalnya baban menjadi kurus dan mudah terserang penyakit.

Mengetahui gejala sejak dini, memperbesar peluang kesembuhan secara total dengan pemberian obat maupun antibiotik dengan tepat. Nmaun, bila terlambat apalagi jika sudah disertai dengan komplikasi tentu pengobatan akan menjadi sulit. Pengobatan berlangsung lama dan harus dijalani secara intensif. Bisa juga dengan jangka pendek atau panjang, jangka pendek minimal 6 bulan dengan pengobatan teratur. Selain itu, diperlukan juga pemeriksaan lanjutan, untuk melihat berapa besar keberhasilan pengobatan yang diberikan, juga untuk mengetahui apakah obat-obatan tersebut berdampak positif dalam penyembuhan.
Penting untuk beberapa minggu mengonsumsi obat-obatan , si kecil akan terlihat lebih baik dan gejala-gejala yang timbul perlahan menghilang. Namun, seringkali terjadi karena keharusan minum obat dalam jangka waktu lama, si pasien jadi bosan atau merasa sudah sembuh hingga pengobatannya tidak tuntas. Padahal jika pengobatannya tidak tuntas, si pasien akan kebal terhadap obat tersebut. Bila suatu saat terserang kembali kuman TBC di paru-parunya, maka pengobatannya jadi akan lebih sulit.

Orang tua perlu memerhatikan anaknya yang telah mengidap flek paru-paru ataupun positif TBC tidak perlu khawatir terlalu berlebihan. Flek paru-paru bisa disembuhkan secara tuntas apabila penderita mengikuti anjuran dokter untuk minum obat secara teratur dan rutin sesuai dengan dosis yang dianjurkan, serta mengonsumsi makanan yang bergizi cukup untuk meningkatkan daya tahan tubuhnya. Orang tua juga harus waspada dan perhatian ekstra, karena jika penderita tidak rutin untuk meminum obat biasanya pengobatan bisa gagal dan perlu diulang.

Itulah penjelasan dari Bahaya Flek Paru Paru pada Anak. Orang tua harus selalu memerhatikan kesehatan anak agar dapat terindar dari berbagai penyakit. Selain itu, memberi asupan makanan pada anak yang mengandung gizi juga sangat berpengatuh terhadap kesehatan tubuh anak. Lingkungan juga harus diperhatikan kebersihannya, karena flek paru-paru akan mudah sekali untuk menular pada kondisi lingkungan yang kurang bersih. Semoga informasi ini dapat membantu para orang tua untuk selalu waspada terhadap kesehatan si kecil.

Baca juga artikel kami di Pantangan Bagi Penderita Radang Paru Paru

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *